Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan
Waktu:2026-07-30 08:27:05 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap pria inisial SD yang diduga sebagai bandar narkoba di Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Petugas terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas peluru karena tersangka melawan saat hendak ditangkap.
Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa tersangka kerap melakukan transaksi narkoba. Tim kemudian melakukan penyelidikan dengan undercover buy di Jalan Badak Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Kamis malam.
Sekitar pukul 22.10 WIB, SD datang ke lokasi yang telah disepakati bersama seorang rekannya. Saat petugas berusaha melakukan penangkapan, kedua pelaku langsung melakukan perlawanan.
"Salah seorang pelaku menyerang personel opsnal Subdit II menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban mengalami luka gores di bagian perut dekat pusar," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira dalam keterangannya, Sabtu .
Personel lain yang berada di lokasi segera memberikan bantuan. Karena pelaku terus melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan petugas, polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur hingga pelaku berhasil dilumpuhkan dan diamankan.
Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 50 butir pil ekstasi berbagai warna dan merek yang disimpan di dalam sebuah kotak obat. Selain itu, polisi juga mengamankan satu bilah pisau cutter yang digunakan saat melakukan penyerangan terhadap petugas, serta dua unit telepon seluler.
Sementara itu, seorang pelaku lain berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Personel Ditresnarkoba yang terluka langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sedangkan SD yang mengalami luka tembak juga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau.
"Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Ditresnarkoba Polda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran," pungkasnya.
Sebelumnya: Gus Ipul Jelaskan MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap, Ini Alasannya
Selanjutnya: Liga Aspal Menteng, Anak-anak Dilatih Kekompakan Hingga Fair Dalam Bertanding
Mungkin Anda suka
- 5 Rute KAI Punya Pemandangan Indah, Ada yang dari Stasiun Tertinggi
- 4 Pemimpin Dunia yang Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
- Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
- Polisi Pantau JPO Grogol Usai Video Dugaan Eksibisionis Viral
- Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
- Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun
- Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa
- IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi
- Sambut HDI 2026, DWP Kemensos Gelar Beauty Class untuk Pegawai Perempuan