Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI
Waktu:2026-07-30 08:26:44 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Kepala Negara juga mendapat penjelasan soal mesin pengolah sampah itu oleh seorang tentara perempuan.
Prabowo sempat bertanya soal detail mesin itu namun tak begitu terdengar jelas suaranya.
Setelahnya, Prabowo sempat menyapa perwakilan tentara lain dari berbagai daerah yang hadir secara virtual.
Setelah meninjau mesin pengolah sampah, Prabowo juga meninjau beberapa contoh hasil olahan sampah di antaranya paving block.
Dari situ, Prabowo kemudian melanjutkan perjalanan ke area lokasi panen raya serentak yang masih berada di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh.
Prabowo juga langsung disambut tarian tradisional setempat.
Kepala Negara kemudian menyapa pejabat TNI setempat dan dijelaskan soal panen raya yang dihadirinya ini.
Prabowo juga melihat alat untuk pertanian serta hasil olahan panen tebu.
Prabowo ke Malang
Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kehadiran Prabowo hari ini dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan.
Program ketahanan pangan TNI ini melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing.
"TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ucap Prasetyo.
Dia merincikan, sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektar lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras.
Dengan angka itu, TNI AD telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.
Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektar dengan potensi produksi 3.676 ton.
"Sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektar lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026," kata Prasetyo.
Sebelumnya: Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
Selanjutnya: Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem
Mungkin Anda suka
- Perkembangan AI Ancam Target Energi Bersih Perusahaan Raksasa Teknologi
- Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
- Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
- Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
- Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
- Jejak Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Terdeteksi di Jakut hingga Malaysia
- Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
- Pemkab Purwakarta Pastikan Gaji 4.200 PPPK Aman meski Fiskal Daerah Tertekan
- Tri Tito Karnavian Ajak Pengurus & Kader TP PKK Perkuat 10 Program Pokok