Soroti Perang dan Konflik Global, Prabowo: Bersyukur Kawasan Kita dalam Damai
Waktu:2026-07-30 08:30:22 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti kondisi situasi global yang penuh ketidakpastian dan perang di mana-mana.
Prabowo merasa bersyukur karena kawasan di Indonesia masih damai.
"Kita masih bersyukur kawasan kita dalam keadaan damai," kata Prabowo saat meresmikan proyek LNG Abadi Masela, Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Prabowo juga bersyukur karena para pendiri bangsa meninggalkan warisan yang baik.
"Kita bersyukur warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita bahwa sesungguhnya Indonesia tidak punya musuh," tuturnya.
Kepala Negara juga bersyukur karena Indonesia sudah menjalin hubungan baik dengan semua negara.
Bagi Prabowo, kondisi ini adalah karunia yang harus dihargai.
"Kita alhamdulillah sekarang ini kita sudah menjalin hubungan baik dengan semua tetangga kita. Dan kita bertekad bahwa itu pendirian kita, kita bersahabat dengan semua tetangga-tetangga kita, kita hormati semua negara di dunia, besar, paling besar, kuat, paling kuat maupun yang kecil maupun mungkin yang tidak kuat," ucapnya.
Dengan kondisi ini, Prabowo mengatakan Indonesia bersahabat dengan semua negara.
Indonesia juga terbuka kepada semua negara, yang mau masuk dan bermitra dengan Indonesia.
"Tapi semua pihak juga harus mengerti bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa. Pemimpin-pemimpin Indonesia bukan pemimpin yang bodoh, bukan pemimpin yang naif, bukan pemimpin yang penakut," imbuh Prabowo.
Sebelumnya: Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
Selanjutnya: Pembunuh ASN Bangkalan Tak Kunjung Ditangkap, Keluarga Akan Beri Polisi Petunjuk Baru
Mungkin Anda suka
- Ulik Beda Xforce Bensin dan Hybrid, dari Tampilan hingga Mesin
- Jaringan Kriminal India Jadi Ancaman Global, FBI Ikut Turun Tangan
- Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
- Negosiasi Buntu, Frans Putros Hengkang dari Persib
- Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang
- Kisah Guru di Ngada, 3 Tahun Idap Penyakit Langka, Kini Diamputasi
- Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
- Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
- Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan Vonis Tiga Pembunuh Kacab Bank BUMN