Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
Waktu:2026-07-30 08:26:57 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda yang menyelipkan bahasa Indonesia dalam sambutannya di acara groundbreaking proyek LNG Abadi Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Ia mengatakan tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa.
"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan khusus untuk CEO dari Inpex Masela Saudara Takayuki Ueda. Saya terkesan bahwa Saudara bisa bahasa Indonesia. Terima kasih Inpex menunjuk orang seperti Takayuki Ueda ini. Saya lihat tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa Indonesia. Terima kasih Takayuki Ueda," kata Prabowo dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis .
Prabowo optimistis proyek ini akan berhasil dan bermanfaat bagi kedua negara. Bagi Indonesia, proyek ini menjadi pendorong kemajuan, khususnya kawasan Indonesia timur serta mendorong kemandirian energi.
"Saya ucapkan sekali lagi terima kasih, penghargaan kepada saudara-saudara, kepada rakyat Tanimbar, rakyat Maluku. Saya minta maaf saya belum hadir fisik, tapi kalau kepulauan barat daya saya sudah dua kali ke Pulau Moa. Dan saya berharap Pulau Moa sekarang sudah lumayan titik air bersih untuk rakyat Moa," ujarnya.
Diketahui, CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda memberikan sambutan di awal acara. Ia menggunakan bahasa Indonesia saat menyapa tamu yang hadir, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Di akhir sambutannya, Takayuki Ueda juga kembali menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan ia berpantun mengajak Indonesia bersatu bersama membangun energi untuk negeri.
Sebelumnya: 3 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya
Selanjutnya: Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan
Mungkin Anda suka
- Perkembangan AI Ancam Target Energi Bersih Perusahaan Raksasa Teknologi
- SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
- Pilu ABG Tewas Saat Rayakan Kemenangan Spanyol di Piala Dunia
- Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
- Ada Konser Akbar di Monas, 13 KA Keberangkatan Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
- Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau
- Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
- KPK Temukan Uang, Valas hingga Perhiasan Saat Geledah Rumah Dinas Bupati Etik
- Kapolda Riau Turun Langsung Pantau Pengambilan Bib dan Racepack RBR 2026