Pria Ditangkap Polisi usai Tusuk Seseorang di Jakbar
Waktu:2026-07-30 08:27:47 Sumber:HiburanDibaca (143)

Seorang pria berinisial AE alias MBOT ditangkap polisi pada Rabu (15/7/2026), setelah menusuk seorang pria berinisial H menggunakan sepotong besi di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Besi tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menusuk korban," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).
Peristiwa penusukan itu terjadi pada Rabu (1/7/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, aksi itu bermula dari kesalahpahaman yang dipicu rasa cemburu.
Nur Aqsha menjelaskan, pelaku dan korban saling kenal. Sebelum kejadian, pelaku mendatangi rumah korban dengan tujuan menemui rekannya.
Namun, karena rekannya tak berada di lokasi, pelaku kemudian berbincang dengan sejumlah warga yang sedang berada di depan rumah.
Sekitar 15 menit kemudian, korban keluar dari rumah dalam kondisi emosi dan langsung menghampiri pelaku.
Tanpa banyak percakapan, korban memukul pelaku hingga keduanya terlibat perkelahian.
Saat berkelahi di dekat pot bunga, tangan pelaku memegang sepotong besi di sekitar lokasi lalu menusuk korban.
"Pelaku menusuk sebanyak delapan kali hingga korban mengalami luka-luka," kata Nur Aqsha.
Usai melakukan penusukan, pelaku membuang potongan besi yang digunakan di lokasi kejadian, lalu melarikan diri ke rumahnya.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani mengatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk melacak keberadaan pelaku.
"Berbekal hasil penyelidikan serta keterangan para saksi, tim Unit Reskrim berhasil melacak keberadaan pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan," ujar Ganda.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap bahwa perkelahian tersebut dipicu kesalahpahaman yang berawal dari rasa cemburu.
Menurut Ganda, korban mengira pelaku telah menyebarkan video pacar korban yang berinisial GI melalui media sosial Instagram.
Dugaan itu membuat korban mendatangi dan memukul pelaku hingga akhirnya terjadi perkelahian.
"Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan," kata Ganda.
Sebelumnya: Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Kota Tempat Orang Berpendapat Tanpa Rasa Takut
Selanjutnya: Pabrik Garmen PT Samwon Jepara Tutup Agustus 2026, 670 Pekerja Terancam PHK
Mungkin Anda suka
- Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic: Rodri Ada di Mana-mana
- Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
- Menteri Rini Sampaikan Capaian Kinerja Kementerian PANRB TA 2025 di Rapat Kerja DPR RI
- Marak Kepala Daerah Kena OTT KPK, Mendagri Ingatkan Pemimpin Jaga Integritas
- Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang
- PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
- 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
- Trump Kenakan Tarif Dagang Baru pada Kanada, Ottawa Siapkan Balasan
- Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...