Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
Waktu:2026-07-30 08:29:13 Sumber:BeritaDibaca (143)

Timnas Inggris berhasil mengalahkan Prancis 6-4 dalam perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memuji penampilan timnas Inggris dan menyampaikan kebanggaannya.
Hal itu disampaikan Keir Starmer melalui akun X miliknya, @Keir_Starmer. Dia mengatakan apa yang dicapai oleh Harry kane dan kawan-kawannya itu sungguh luar biasa.
"Hasil luar biasa malam ini @England. Kalian sudah membuat kami bangga," tulisnya, Minggu .
Starmer yang sebentar lagi meninggalkan jabatannya itu memang terus mendukung timnas Inggris. Bahkan, Starmer sempat menyiapkan hari libur nasional jika Inggris menjadi juara di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, Keir Starmer juga mendukung agar FIFA menyelidiki pemain Timnas Argentina yang membentangkan spanduk klaim atas Kepulauan Falkland. Penyerang sekaligus kapten Timnas Argentina Lionel Messi bersama rekan-rekannya membentangkan spanduk 'Malvinas milik Argentina' seusai kemenangan mereka di semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris.
Dilansir The Guardian, Jumat , Downing Street, kantor PM Inggris, mengatakan Starmer menonton pertandingan tersebut saat melakukan perjalanan ke Ukraina dengan kereta api untuk perjalanan luar negeri terakhirnya sebagai PM. Downing Street mengatakan Starmer mendukung seruan Menteri Perdagangan Peter Kyle agar FIFA menyelidiki aturan apa yang mungkin telah dilanggar.
Setelah kemenangan Argentina 2-1 dalam pertandingan yang terkadang penuh gejolak di Atlanta pada Rabu , beberapa pemain membentangkan spanduk yang bertuliskan: 'Las Malvinas son Argentinas', menggunakan istilah wilayah tersebut untuk kepulauan di Atlantik Selatan.
Argentina akan menghadapi Spanyol di final pada Minggu . Ketika ditanya siapa yang akan didukung Starmer, juru bicara Starmer mengatakan: "Perdana Menteri mendoakan yang terbaik untuk kedua tim di final, terutama Spanyol."
Ketika ditanya tentang reaksi Starmer terhadap spanduk tersebut, mereka mengatakan: "Piala Dunia mungkin bukan milik kami, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kami. Posisi kami tidak berubah. Penentuan nasib sendiri berada di tangan penduduk pulau dan komitmen kami terhadap Falkland tidak akan pernah goyah.
Secara lebih luas, tindakan potensial adalah urusan FIFA, tetapi ini adalah Piala Dunia yang fantastis dan kami telah mengatakan sepanjang waktu bahwa politik harus dijauhkan dari sepak bola."
Lihat juga Video: Trump Kritik Taktik Inggris yang Kalah Lawan Argentina
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
Selanjutnya: Kurangi Ketergantungan pada Selat Hormuz, Produsen Minyak Timur Tengah Cari Jalur Baru
Mungkin Anda suka
- BMW di JLNT Antasari Diduga Mogok, Pemilik Diminta Segera Ambil ke Polres Jaksel
- Minat Investor Tinggi, Sisa Kuota ORI030 Tinggal 12,4 Persen
- Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
- Kesaksian Warga Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Tewaskan 4 Orang
- Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
- Polres Jaksel Mediasi Kurir Ojol Tak Sengaja Hilangkan Paket Pelanggan
- BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi
- Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal
- Gempa M 5,1 Guncang Peru, 5 Orang Tewas