Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!
Waktu:2026-07-30 08:28:24 Sumber:WisataDibaca (143)

Beredar informasi di kalangan masyarakat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengenai program pemutihan pajak kendaraan bermotor gratis tahun 2026 yang mengatasnamakan institusi Polri.
Polres Indramayu pun menegaskan bahwa informasi yang beredar itu adalah hoaks atau kabar bohong.
Untuk mencegah adanya masyarakat yang dirugikan, Polres Indramayu juga telah mengunggah klarifikasi mengenai kabar hoaks ini melalui akun Instagram resmi mereka, @polres.indramayu.
“Perlu diketahui, informasi tersebut adalah hoaks atau tidak benar,” tegas Kasat Binmas Polres Indramayu, Iptu Tasim saat dihubungi, Jumat (17/7/2026).
Tasim menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar guna menelusuri kebenaran informasi tersebut.
Berdasarkan hasil koordinasi, Bapenda Jabar memastikan bahwa pihaknya saat ini tidak sedang menyelenggarakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sebagaimana yang diklaim dalam narasi yang beredar.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai adanya warga atau pihak yang dirugikan akibat penyebaran informasi bohong tersebut.
Meski begitu, langkah antisipasi tetap dilakukan Polres Indramayu dengan melakukan sosialisasi dan pemberitahuan secara luas begitu mengetahui informasi tersebut tersebar.
"Kami imbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan jangan langsung membagikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Mari bijak bermedia sosial, saring sebelum sharing agar tidak ikut menyebarkan informasi palsu yang dapat merugikan banyak pihak,” kata Tasim.
Sebelumnya: Prabowo Yakin RI Bangkit, Ini Pesannya buat yang Merasa Indonesia Suram
Selanjutnya: Di Balik Laporan Ahmadinejad: Pertarungan Narasi Perang Iran
Mungkin Anda suka
- 4 Zodiak yang Disebut Paling Suka Mengatur, Scorpio Masuk Daftar
- [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
- Kenapa Indeks Saham Korea Selatan Kospi Anjlok 6,31 Persen?
- "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
- Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
- DPRD Jabar Usukan Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Dedi Mulyadi Ingatkan Potensi Polemik
- Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter
- APINDO: Jaringan Digital Terbuka Bisa Pangkas Biaya UMKM
- Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut