Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
Waktu:2026-07-30 08:25:45 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Rabu (15/7/2026).
Akibat kecelakaan itu, seorang pejalan kaki tewas saat hendak menolong korban kecelakaan yang ada di dalam truk tersebut.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan bahwa kejadian bermula saat kendaraan truk Toyota Dyna dengan pelat H 9646 FA yang dikemudikan oleh ITW (33), warga Sidoarjo, membawa muatan bahan material bangunan dari Jombang hendak menuju ke Pamekasan.
Namun, setibanya di Jalan Raya Desa Paterongan pada pukul 03.00 WIB, truk menabrak kendaraan truk lain yang datang dari arah Pandaan menuju Sampang, yakni Mitsubishi Cold Diesel pengangkut air mineral dengan pelat M-8919-UN yang dikemudikan HY (63), warga Sampang.
"Akibatnya, dua truk itu mengalami kecelakaan," kata Agung, Rabu.
Kecelakaan itu mengakibatkan dua kendaraan tersebut ringsek, serta dua pengemudi truk terjebak di balik kemudi.
Kondisi itu membuat salah satu pejalan kaki berinisial H (35), hendak menolong para korban.
Namun, saat H berusaha mengeluarkan korban dari balik kemudi, dari arah belakang melintas sebuah truk tronton dengan pelat L 8629 UW yang dikemudikan oleh AS (38) asal Lamongan.
Truk bermuatan lemari yang berasal dari Surabaya hendak menuju ke Pamekasan itu akhirnya turut menabrak dua kendaraan truk sekaligus pejalan kaki yang ada di lokasi hingga tewas.
"Akibat kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka ringan dan satu orang meninggal dunia serta ketiga kendaraan mengalami kerusakan," ujar Agung.
Polisi lalu datang ke lokasi usai mendapatkan laporan. Proses evakuasi memakan waktu karena tiga kendaraan yang terlibat membawa muatan berat dan banyak.
"Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan," pungkasnya.
Sebelumnya: Wamensos Bawa Pesan Prabowo ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat di Semarang
Selanjutnya: Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan
Mungkin Anda suka
- Tanggul Sungai Aek Sigala-gala Jebol, Permukiman di Tapanuli Tengah Terendam 1,5 Meter
- Perang Berlanjut, Trump Ancam Lebih Banyak Serangan ke Iran
- Buka Lomba Asah Keterampilan PERIKHSA, Bamsoet Tekankan Integritas
- Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
- Hotman Paris Ungkap Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan oleh Kejagung
- Putusan MK: Pemberian Izin Tambang Ormas Tak Boleh Penunjukan Langsung
- Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
- Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru
- Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban