Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
Waktu:2026-07-30 08:26:43 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Pramono menegaskan pembangunan kembali JPO Tendean tidak boleh berlarut-larut.
Menurut dia, keberadaan JPO sangat dibutuhkan mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu wilayah dengan lalu lintas yang padat.
“Karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi, itu yang paling penting,” lanjut dia.
Ia mengatakan, Pemprov DKI masih mengikuti perkembangan penanganan pasca-insiden yang baru selesai dilakukan pada Rabu pagi.
Menurut dia, arus lalu lintas di wilayah Tendean juga baru kembali normal setelah proses evakuasi dan penanganan JPO selesai.
"Saya mengikuti dengan saksama perkembangan yang ada," kata Pramono.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta belum dapat memastikan kapan JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, akan dibangun kembali.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan, pembangunan kembali JPO masih menunggu penyusunan perencanaan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.
"Karena proses tersebut memerlukan kajian lebih lanjut, hingga saat ini belum dapat dipastikan waktu pelaksanaan pembangunan kembali JPO tersebut," kata Wenny saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (15/7/2026).
Sementara itu, Dinas Bina Marga memutuskan untuk membongkar JPO Tendean karena hasil pemeriksaan menunjukkan struktur jembatan mengalami kerusakan berat dan sudah tidak aman digunakan.
Langkah tersebut dipilih dibandingkan memperbaiki jembatan demi menjaga keselamatan masyarakat.
Proses pembongkaran pun telah dilakukan dan sempat menyebabkan kemacetan.
Sebelumnya: Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat
Selanjutnya: Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
Mungkin Anda suka
- Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi
- Jalan Kaki Menyusuri Sunda Kelapa
- 3 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun
- Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
- Kejagung Tegaskan Tak Ada Lagi Pengamanan TNI untuk Febrie Adriansyah
- Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
- BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik
- KPK Sebut Mahalnya Ongkos Politik Jadi Pemicu Korupsi Kepala Daerah