INPEX Sebut Blok Masela Simbol Kemajuan Indonesia
Waktu:2026-07-30 08:27:05 Sumber:HiburanDibaca (143)

TANIMBAR, KOMPAS.com – Operator Proyek Abadi LNG Blok Masela, INPEX Corporation, menyebut dimulainya pembangunan proyek tersebut menjadi simbol kemajuan sekaligus tonggak baru kerja sama antara Indonesia dan Jepang di sektor energi.
Perusahaan energi asal Jepang itu meyakini Blok Masela akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.
Chief Executive Officer (CEO) INPEX Takayuki Ueda mengatakan, groundbreaking Proyek Abadi LNG Blok Masela tidak hanya menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi babak baru hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun.
"Ini juga menjadi simbol kerja sama dan kemajuan. Ini sangat penting untuk Indonesia dan pihak yang bekerja sama," kata Ueda saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Menurut Ueda, proyek tersebut diharapkan semakin memperkuat kemitraan Indonesia dan Jepang, terutama dalam pengembangan sektor energi.
"Saya harap ini bisa menjadi bagian baru untuk pemerintah Indonesia dan Jepang, terutama dalam bidang energi," ujarnya.
Ia mengatakan, Blok Masela diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan energi yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
"Saya harap ini bisa menjadi langkah energi yang berkelanjutan. Proyek Blok Masela akan terus menjadi energi bagi banyak orang," kata Ueda.
Ueda menambahkan, berbagai kajian menunjukkan proyek tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional, sekaligus membawa manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar kawasan pengembangan.
"Berdasarkan riset, proyek Blok Masela akan memberi dampak besar pada ekonomi nasional, lalu memberikan manfaat sosial untuk masyarakat sekitar," ujarnya.
Sebagai operator proyek, INPEX mengaku optimistis mampu mengembangkan Blok Masela berbekal pengalaman panjang perusahaan di industri energi.
"Kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, ini menjadi bekal," kata Ueda.
Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp 300–330 triliun.
Setelah beroperasi, proyek tersebut ditargetkan memproduksi 9,57 juta ton LNG per tahun serta memasok sekitar 1,5 miliar kaki kubik gas per hari untuk memenuhi kebutuhan energi domestik dan ekspor.
Sebelumnya: Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS
Selanjutnya: Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai
Mungkin Anda suka
- Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
- INFOGRAFIK: Hoaks Ibu Rumah Tangga Dapat Bantuan DAP Australia Sebesar Rp 1 Miliar
- Tak Ada Ampun, Trump Akan Terus Serang Iran sampai Merasa Cukup
- Kenapa Argentina Dibenci Banyak Orang, Termasuk di Amerika Latin?
- KLM Tanjung Bara Tenggelam di Maluku, 8 ABK Diselamatkan Kapal Yacht Asal Selandia Baru
- Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
- Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
- [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis Vs Maroko
- Meta Digugat Pegawai, Tuding Perusahaan Pakai AI untuk Seleksi PHK