Pakai Dana APBN, Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Sasar 13 Titik
Waktu:2026-07-30 09:14:37 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Dikerjakan siang dan malam
Eddy mengatakan seluruh titik revitalisasi akan dikerjakan secara bersamaan agar target penyelesaian dapat tercapai.
Untuk mendukung percepatan pekerjaan, ratusan pekerja akan diterjunkan dengan sistem kerja bergiliran siang dan malam.
"Bahkan kemarin ada pesan dari pelaksana, dia juga perlu tempat untuk tidur para pekerja. Sudah dihitung-hitung kurang lebih 300 orang yang akan tidur siang malam di sini," katanya.
Tak hanya bangunan fisik
Menurut Eddy, revitalisasi tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan fisik, tetapi juga pelestarian nilai-nilai budaya di lingkungan Keraton Solo.
"Ini tidak hanya revitalisasi fisik, tapi juga revitalisasi terhadap nilai-nilai budaya atau nonfisiknya. Jadi bersamaan dengan penataan fisik juga dilakukan konservasi dan pemeliharaan terhadap kegiatan nonfisiknya," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh proses revitalisasi telah melalui kajian Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).
"Mereka sudah melakukan kajian. Mereka juga yang menyusun perencanaan dan terlibat langsung dalam pelaksanaan," katanya.
Didanai APBN
Eddy mengatakan proyek revitalisasi sepenuhnya menggunakan dana APBN. Namun, ia mengaku belum mengetahui nilai anggaran yang dialokasikan pemerintah.
"Saya enggak tahu persisnya. Yang saya tahu, karena yang ditangani tidak hanya Keraton Surakarta tetapi juga keraton-keraton lain di Indonesia, anggarannya memang cukup besar," ujarnya.
Menurut dia, revitalisasi Keraton Solo merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap pelestarian pusat-pusat kebudayaan.
"Ini memang dana khusus atensi dari Presiden dan diharapkan menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali pusat-pusat kebudayaan kita sebagai ciri khas kebudayaan Indonesia," kata Eddy.
Ia menambahkan, pihak Keraton berencana menggelar prosesi wilujengan sebagai penanda dimulainya revitalisasi pada pekan depan.
Sebelumnya: Xiaomi Redmi Kids Watch Pro Resmi, Smartwatch Anak dengan Offline Tracking
Selanjutnya: Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan
Mungkin Anda suka
- Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark
- Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap
- Dinilai Lalai, Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang di Sibolangit
- Cuaca Buruk Jelang Final Piala Dunia, Badai Kuat Skala 3 Intai New York
- Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
- Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR
- Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
- Konser Akbar Monas Berpotensi Picu Macet, Simak Jalur Alternatifnya
- Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya