Polisi Ungkap Grup WA 27 Pemerkosa Gadis Sampang Bernama 'Teh Gembul'
Waktu:2026-07-30 08:27:41 Sumber:WisataDibaca (143)

Kasus pemerkosaan terhadap gadis 15 tahun di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, masih diusut. Polisi mengungkap adanya grup percakapan di aplikasi WhatsApp yang berisi 27 pemerkosa korban.
Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan para pelaku menamai grup WA itu 'Teh Gembul'. Dia mengatakan grup komunikasi itu memang sengaja dibuat oleh komplotan para pelaku.
"Memang betul, mereka membuat grup. Namanya Teh Gembul grup WA mereka ini," kata Hartono, dilansir detikJatim, Senin .
Dia mengatakan grup Teh Gembul itu sudah ditinggalkan oleh para anggotanya dan tidak aktif. Namun penyidik akan mendalami temuan itu untuk menggali identitas para pelaku yang masih menjadi buron.
"Soal grup WA itu tetap kami dalami. Saat ini kami fokus memburu para pelaku yang masih buron," jelas Hartono.
Total ada 27 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerkosaan terhadap gadis 15 tahun di Sampang. Sejauh ini sudah ada 13 pelaku yang ditangkap dan 1 lainnya masih diburu dan telah masuk daftar pencarian orang .
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Terungkap Peran Pelaku Pertama Kasus Gadis Sampang Diperkosa 27 Orang
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Dari Balik Jeruji, Tahanan Kasus Narkoba di Tanggamus Lampung Ucapkan Ijab Kabul
Selanjutnya: Kuasai Honai OPM di Intan Jaya, Koops Habema Temukan 3 Pucuk Senjata
Mungkin Anda suka
- Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain Menurut Penelitian, Ternyata Tidak Selalu karena Ramah
- Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
- BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?
- Imbas WNI Kabur Saat Tur, Kemudahan Visa Korea Selatan Berpotensi Dikaji Ulang
- 7 Idola KPop Laki-laki yang Punya Hobi Masak, Siapa Favoritmu?
- MUI Hormati Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung
- Eks Kepala Bengkel di Surabaya Diduga Gelapkan Sparepart Rp 1,9 M, JPU: Eksepsi Salah Alamat
- Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
- Pemprov DKI Mulai Hentikan Open Dumping di Bantargebang pada 1 Agustus