Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
Waktu:2026-07-30 08:26:35 Sumber:HiburanDibaca (143)

Tim gabungan Reserse Jatanras, Resmob Polres Metro Jakarta Utara, bersama Unit Reserse Kriminal Polsek Koja mengungkap kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan tawuran antarkelompok remaja di Koja, Jakarta Utara . Tiga pelaku ditangkap.
Tawuran terjadi di kawasan Kompleks UKA, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakut, Sabtu dini hari. Peristiwa bermula dari ajakan tawuran yang disebarkan melalui media sosial Instagram.
"Ajakan tersebut kemudian direspons oleh salah satu kelompok dengan mengumpulkan anggotanya di sebuah kedai sebelum menuju lokasi yang telah disepakati," ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto dalam keterangannya, Senin .
Kedua kelompok diduga telah mempersiapkan senjata tajam sebelum bentrokan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Sejumlah pelaku diduga mengeroyok dan menyerang korban menggunakan senjata tajam oleh sebelum melarikan diri.
Dalam penyelidikan, polisi menetapkan tiga orang sebagai terduga pelaku, yakni AN , AA , dan AH . Sementara satu terduga pelaku berinisial FA telah masuk daftar pencarian orang dan masih diburu petugas.
"Korban berinisial A mengalami luka akibat diduga menjadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam saat bentrokan terjadi di sekitar Lapangan Voli Komplek UKA," ungkapnya.
Ketiga pelaku ditangkap pada Sabtu , sekitar pukul 21.00 WIB. Adapun barang bukti yang disita berupa beberapa bilah senjata tajam, satu unit sepeda motor, pakaian yang diduga digunakan saat kejadian, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara.
Kompol Andry menegaskan penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk memburu satu terduga pelaku yang masih buron.
"Kami akan menindak tegas setiap bentuk aksi kekerasan maupun tawuran yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum," tuturnya.
Saat ini penyidik masih memeriksa para saksi, melengkapi alat bukti, serta mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ajakan tawuran, baik secara langsung maupun melalui media sosial, karena dapat berujung pada tindak pidana yang membahayakan keselamatan jiwa.
Lihat juga Video: Horor Malam Tahun Baru di Sukabumi, 4 Pemuda Dibacok
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
Selanjutnya: Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
Mungkin Anda suka
- Mendagri Sebut Kinerja Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
- Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
- Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
- Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
- Komparasi Motor Listrik Rp 25 Jutaan: VinFast Viper Vs Emotor Sprinto
- Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
- FIFA Jual 4 Paket Rumput Final Piala Dunia 2026, Apa Saja Isinya?
- 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
- Pemkab Sigi Ajukan Pembangunan 199 Huntara Tahap II bagi Korban Gempa