Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
Waktu:2026-07-30 08:26:04 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Menanggapi video itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan peninjauan ke lokasi.
Berdasarkan hasil penelusuran petugas, aktivitas "pijat ala India" yang dilakukan sekelompok orang tersebut ternyata hanya merupakan konten media sosial.
"Sudah dilakukan koordinasi dan di dapatkan info terkait video pijat di area Danau Sunter. Itu hanya sekedar konten saja, tapi anggota tetap patroli terus," kata Satriadi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (18/7/2026).
Ia menambahkan, konten tersebut dibuat pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperolehnya, pembuatan konten tersebut melibatkan puluhan orang.
"Informasi yang didapat bawa mereka berkelompok sekitar 15 sampai 20 orang untuk membut konten," tutur Satriadi.
Terkait keberadaan miras di lokasi, Satriadi menegaskan bahwa berdasarkan hasil peninjauan, minuman tersebut dibawa sendiri oleh para pembuat konten.
"Itu (soal miras) mereka bawa (bukan beli di warung sekitar lokasi)," ucap dia.
Sebelumnya: Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim
Selanjutnya: Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots
Mungkin Anda suka
- DPRD Jabar Usukan Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Dedi Mulyadi Ingatkan Potensi Polemik
- Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
- Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
- Seorang Petani di Sikka Tewas Digigit Babi Hutan
- Polisi Bakal Panggil Penyanyi Icha Chellow-Mala Agatha, Buntut Laporan Lagu Bermuatan Pornografi
- 6 Maskapai Ajukan Rute Baru dari Bandara Husein Sastranegara Bandung
- Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda
- Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
- Gus Ipul Jelaskan MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap, Ini Alasannya