Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
Waktu:2026-07-30 08:27:31 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Aparat gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan usai bentrok antara warga Desa Narasaosina dan warga Dusun Bele, Desa Waiburak, di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Sejak Sabtu malam, aparat gabungan melaksanakan patroli jalan kaki di sepanjang jalan utama Dusun Bele, sambil memantau situasi serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat.
Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, menjelaskan bahwa patroli malam merupakan bagian dari upaya Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya konflik susulan.
"Kami terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli dan pendekatan dialogis. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Eliezer, Minggu (19/7/2026).
Eliezer mengatakan, berdasarkan hasil pantauan lapangan situasi di kedua desa tersebut mulai kondusif.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas.
Eliezer menambahkan, pengamanan di kedua desa dipertebal dengan adanya sejumlah personel dari Kompi 1 Batalyon B Satuan Brimob Polda NTT.
Diberitakan sebelumnya, konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, kembali pecah pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Bentrokan diduga dipicu masalah sengketa tanah yang akan digunakan untuk Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Konflik ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia, lima orang terluka, dan 20 rumah terbakar.
Sebelumnya: Daun Kelor Dilarang Dikonsumsi di Australia tapi Populer di Indonesia, Mengapa Bisa Demikian?
Selanjutnya: Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
Mungkin Anda suka
- Menko Erlangga: Pendaratan Kabel Nongsa-Changi Tandai Era Baru Koridor Digital dan Kemitraan RI-Singapura
- Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah
- Zulhas Ungkap KDKMP Sekaligus untuk Salurkan Bantuan dan Barang Subsidi
- Hasil Voting Media Spanyol, Dunia Berpihak pada La Roja Dibanding Argentina
- Saya Menjajal ChatGPT Voice Baru, Rasanya Benar-benar Seperti Ngobrol dengan Manusia
- Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta
- Lalin Macet Imbas JPO Tendean Dibongkar, TransJ Koridor 13 Terlambat
- BP MPR Gelar FGD di Padang, Bahas Amandemen UUD 45 hingga Keadilan Ekonomi
- Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!