Tolak Barcelona, Nico Williams: Lebih Baik di Athletic Bilbao daripada Menang Banyak Gelar
Waktu:2026-07-30 09:13:01 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Pemain yang telah mengikat janji setia dengan klubnya hingga tahun 2035 tersebut mengakui bahwa spekulasi kepindahannya memunculkan beban mental yang besar bagi dirinya dan orang-orang terdekat.
“Tahun ini tidak biasa bagi saya. Musim panas yang sangat sulit, banyak tekanan pada saya dan keluarga saya, dan pada akhirnya ini tidak mudah,” kata Nico Williams dikutip dari Barca Universal, Kamis (16/7/2026).
Sang kapten tim sekaligus kakaknya, Inaki, turut menguraikan bagaimana pusaran rumor tersebut memicu pandangan yang tidak adil terkait pilihan masa depan sang adik.
“Jika saudara laki-laki saya tidak mengambil keputusan dalam semalam, atau jika dia tetap diam atau merenungkan apa yang baginya merupakan perubahan hidup yang brutal, sepertinya dia sedang dalam keadaan buruk,” timpal Inaki Williams.
Teror dan Sisi Kelam Kepindahan
Inaki Williams juga mengenang kembali berbagai kejadian tak mengenakkan yang sempat menimpa keluarganya, di mana tensi dari rumor mulai mengusik ranah privasi mereka di luar lapangan.
“Momen terburuk adalah ketika mereka merusak mural itu,” tegas pemain Timnas Ghana itu.
“Terutama ketika saudara laki-laki saya pulang dari liburan bersama pacarnya dan kami menemukan kaca jendela mobilnya pecah.”
Situasi tersebut semakin diperburuk oleh derasnya arus informasi yang saling berbenturan setiap harinya, membuat kekacauan semakin terasa nyata bagi keluarga mereka.
"Seorang direktur olahraga akan mengatakan satu hal, sementara akun Twitter akan mengatakan hal lain," tambahnya.
Menurut penuturan Inaki, momen krusial terkait masa depan sang adik akhirnya muncul secara tiba-tiba di tengah masa liburan mereka.
“Dia meneleponku lewat panggilan video. Kami sedang di Ibiza. Dia berkata, 'Inaki, aku memutuskan untuk tinggal.' Aku berkata, 'Kau bercanda?' Aku bilang pada istriku, 'Anak ini sudah dewasa, adikku bukan anak kecil lagi,'” ungkap Inaki.
Tanpa Penyesalan Meski Tanpa Gelar
Saat ini, setelah satu tahun berselang dan melihat pencapaian klub peminatnya di kompetisi domestik, sang pemain menegaskan tidak ada sedikit pun keraguan atas jalan karier yang telah ditempuhnya.
“Saya membuat keputusan yang tepat. Saya lebih memilih berada di klub ini daripada memenangkan lima Liga Champions atau dua gelar La Liga. Dan saya telah membuktikannya,” tutup Nico Williams
Sebelumnya: Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya
Selanjutnya: Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
Mungkin Anda suka
- Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
- Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
- Asap Kebakaran Hutan di Kanada dan Minnesota Selimuti Washington DC
- Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026
- Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Gizi, Rumah Layak, Pendidikan, dan Kesehatan
- 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula
- Cerita SDN 10 Lambung Bukit Padang Merajut Kembali Semangat Literasi Pascabanjir Bandang
- HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
- Bupati Sumenep: KDMP dan Koperasi Konvensional Bisa Berkembang Berdampingan