Jangan Simpan Motor Listrik di Tempat Panas dan Lembab, Ini Alasannya
Waktu:2026-07-30 08:25:01 Sumber:HiburanDibaca (143)

Pasalnya, kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan baterai maupun komponen elektronik kendaraan.
KOMPAS.com/ Selma Aulia Motor listrik yang tengah diperbaiki di Bengkel AD Service Solo.
EV and RE Senior Researcher Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ganesha Tri Chandrasa, mengatakan, suhu dan kelembapan merupakan dua faktor yang paling memengaruhi umur baterai lithium-ion.
"Suhu ekstrem dan kelembapan tinggi adalah musuh utama baterai serta komponen elektronik," kata Ganesha kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, paparan panas yang berlebihan dapat mempercepat proses penuaan baterai secara kimia.
"Suhu di atas 45 derajat Celsius atau paparan sinar matahari langsung akan meningkatkan laju degradasi kimia baterai secara drastis (thermal degradation)," ujar Ganesha.
Panas
Ganesha menjelaskan, semakin tinggi suhu kerja baterai, semakin cepat pula material di dalam sel baterai mengalami penurunan kualitas.
KOMPAS.com/Gilang Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat
Akibatnya, kapasitas baterai akan lebih cepat berkurang dibandingkan jika digunakan dan disimpan pada suhu normal.
Tak hanya itu, kondisi panas yang ekstrem juga dapat meningkatkan risiko gangguan yang lebih serius.
"Dalam kondisi panas ekstrem, risiko thermal runaway (baterai terbakar atau meledak) juga meningkat," katanya.
Thermal runaway merupakan kondisi ketika suhu baterai meningkat secara tidak terkendali akibat reaksi kimia di dalam sel baterai.
Meski kasusnya relatif jarang terjadi, risiko tersebut dapat meningkat apabila baterai terus-menerus terpapar suhu tinggi atau mengalami kerusakan.
KOMPAS.com/FATHAN Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Jakarta
Kelembapan
Selain panas, Ganesha mengingatkan bahwa hujan dan kelembapan tinggi juga dapat memengaruhi keandalan sistem kelistrikan motor listrik.
"Hujan atau kelembapan tinggi. Meskipun kompartemen motor dirancang tahan terhadap cipratan air (memiliki IP rating tertentu), paparan air hujan dalam jangka panjang atau embun akibat perubahan suhu ekstrem berisiko menyebabkan korosi pada soket, wiring, maupun korsleting pada BMS (Battery Management System)," katanya.
Untuk diketahui, IP rating merupakan standar tingkat ketahanan komponen terhadap debu dan air.
Namun perlindungan tersebut bukan berarti motor listrik aman jika terus-menerus terkena hujan atau disimpan di tempat yang lembap dalam waktu lama.
Oleh karena itu, pemilik disarankan memarkir atau menyimpan motor listrik di tempat yang teduh, memiliki sirkulasi udara yang baik, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung maupun hujan.
Sebelumnya: Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022
Selanjutnya: Jaringan Judi Online Terungkap di Purwakarta Libatkan WNA, Omzet Capai Rp 96 Miliar
Mungkin Anda suka
- Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
- Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
- Butuh Waktu Berapa Lama Membuat Satu Truk Isuzu?
- Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
- DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid
- Pelaku Utama Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bekasi Ditangkap!
- Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
- Mendes Janji, Kopdes Merah Putih Tidak Matikan Bisnis Warung Kelontong
- BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan