Prabowo: Senjata RI Diakui Dunia, Menang Pertandingan Menembak 12 Kali
Waktu:2026-07-30 08:28:50 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan persenjataan dari Indonesia sudah diakui dunia lewat prestasi pertandingan menembak yang sering dimenangkan kontingen Indonesia.
"Senjata kita sudah diakui dunia. Kita menang pertandingan nembak. Berapa belas kali? Berapa? Bener 12 kali? Kayaknya ada lebih deh," kata Prabowo dalam Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026)
Padahal, perlombaan dilakukan dengan aturan dan ketentuan yang dibuat oleh negara lain.
"Tapi kita menang 12 kali pakai senjata buatan anak-anak Indonesia. Senapan serbu dari kita. Pistol dari kita. SO dari kita," lanjut Prabowo.
Menurut Prabowo, banyak negara tidak percaya Indonesia bisa menang pertandingan menembak.
Hal ini mengindikasikan banyak yang menganggap remah Indonesia.
"Saya dengar begitu kita menang, kaget mereka. Indonesia kan dianggap remeh. Hadir di situ militer-militer terbaik di dunia. Tentara Amerika, Marinir, Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand," ucapnya.
Bahkan, kata Prabowo, penyelenggara lomba sampai memeriksa detail terkait kemenangan Indonesia itu.
"Indonesia 12 kali menang dan karena mereka, mereka pikir kok bisa menang, dia periksa senjata kita katanya. Dibongkar pelurunya lihat jangan-jangan Indonesia ini curang pakai apa gitu," ungkapnya.
Di momen ini, Prabowo menegaskan, Indonesia bisa berprestasi jika diberi kepemimpinan dan alat yang baik.
Prabowo memerintahkan seluruh petinggi TNI dan Polri memberi contoh baik ke bawahannya.
Prabowo mendorong tentara dan polisi harus menjadi teladan.
"Diberi alat yang baik, uang makannya nggak dikorupsi, komandannya kasih contoh. Komandan-komandan jangan, apa itu, jarkoni, ngajar iso ngelakoni ora iso. Ojo (jangan hanya bisa berujar tapi tidak bisa menjalankan sendiri)," ucap Prabowo.
Panen raya
Sebagai informasi, panen raya bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh ini dilakukan secara serentak di 43 daerah seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di 8 titik lokasi, panen padi oleh TNI Angkatan Darat di 31 titik lokasi, serta panen kedelai oleh TNI Angkatan Laut di 4 lokasi.
Sebelumnya: Material Rendah Emisi Mulai Jadi Pilihan untuk Ruang Bermain Anak
Selanjutnya: AI Akan Bantu Peneliti, Bukan Menggantikan Perannya
Mungkin Anda suka
- Prabowo di Puncak Harkopnas: Muka Kalian Bukan yang Bawa Lari Uang ke LN
- Bentrok Warga di Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah Kopdes Merah Putih, 3 Orang Tewas
- Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
- IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
- Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
- Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
- Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
- Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
- Polda Sumsel Ungkap Sindikat Penipuan Website Palsu Bhayangkara Run 2026