Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba
Waktu:2026-07-30 08:29:03 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Seorang pemuda asal Kabupaten Subang dilaporkan hilang tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kampung Pasirlaya, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (16/7/2026) sore.
Hingga Jumat (17/7/2026), korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Korban diketahui bernama Riyanto (21), warga Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat itu, Riyanto berenang dari keramba milik Ko Apin menuju keramba milik Ko Asuy yang berjarak sekitar 100 meter untuk menemui rekannya, Muhamad Rizki.
Korban sempat menggunakan potongan gabus sebagai alat bantu mengapung saat menyeberangi perairan waduk.
Namun, ketika berada di tengah perjalanan, ia melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan renang tanpa alat bantu.
Tak lama berselang, Riyanto berteriak meminta pertolongan.
Muhamad Rizki yang berada di keramba tujuan awalnya mengira korban hanya bercanda sehingga tidak langsung memberikan bantuan.
Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini, mengatakan saksi baru menyadari kondisi korban dalam bahaya setelah teriakan minta tolong terdengar berulang kali.
“Tak lama kemudian korban berteriak meminta tolong. Saksi yang semula mengira korban hanya bergurau akhirnya panik dan langsung berenang untuk memberikan pertolongan. Namun, saat saksi tiba di lokasi, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi,” ujar Tini, Jumat (17/7/2026).
Mengetahui korban hilang di bawah permukaan air, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB, kemudian personel Polres Purwakarta bersama warga melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.
Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Purwakarta, serta unsur Potensi SAR lainnya untuk mempercepat proses pencarian.
Namun, operasi pencarian pada Kamis malam belum dapat dilakukan secara optimal karena kondisi gelap dan minimnya penerangan di lokasi.
Tim SAR gabungan kemudian menghentikan sementara pencarian dan melanjutkannya pada Jumat pagi dengan memperluas area penyisiran di sekitar titik korban diduga tenggelam.
Hingga Jumat, Riyanto belum berhasil ditemukan.
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan melibatkan personel Basarnas, BPBD, kepolisian, relawan, dan unsur Potensi SAR.
Sebelumnya: Polisi Usut Penyebab KM Nurul Salsa Tenggelam, Pencarian Korban Masih Berlanjut
Selanjutnya: Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, 4 Korban Terjebak Belum Ditemukan Jelang Tengah Malam
Mungkin Anda suka
- KDMP Bukit Gado-gado Diklaim Strategis Meski Berada di Tanjakan dan Minim Lahan Parkir
- Jelang Sidang Kabinet, Menteri hingga Kepala Lembaga Merapat ke Istana
- Spanyol Hapus Sosok Donald Trump dari Foto Selebrasi Juara Piala Dunia 2026
- Mengapa Jatuh Cinta Bisa Memicu Rasa Takut dan Cemas?
- Promo JSM Alfamart Periode 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Hemat Mulai Rp 30.000-an
- Daftar 15 Wali Kota, Bupati, dan Gubernur Hasil Pilkada 2024 yang Ditangkap KPK dari 2025-2026
- Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
- Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya
- Piala Presiden 2026: Sarana Adaptasi Persib Bandung Jelang ACL 2