Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
Waktu:2026-07-30 09:13:36 Sumber:BeritaDibaca (143)

Terkendala Ketersediaan Software
"Kalau ditanya yang paling susah sebenarnya mobil yang jarang. Jarang peminatnya, mobilnya tidak ada yang punya. Cuma ada satu atau dua unit. Sedangkan kita software-nya tidak ada. Kita mesti beli software-nya, kemudian harganya tidak sesuai. Itu yang paling susah," ujar Raymond, saat ditemui di Jakarta Utara, belum lama ini.
Menurut dia, setiap merek, bahkan beberapa model kendaraan, membutuhkan software yang berbeda untuk proses pemrograman smart key maupun immobilizer.
Karena itu, bengkel spesialis belum tentu memiliki seluruh perangkat lunak yang dibutuhkan, terutama untuk mobil dengan populasi yang sangat terbatas.
kompas.com/nanda Raymond Lie - Komandan Key
Biaya Software Jadi Pertimbangan
Raymond mengatakan, harga software untuk menangani sistem immobilizer tidak murah. Sementara permintaan untuk model tertentu juga sangat minim.
Akibatnya, pembelian software baru sering kali tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang akan ditangani.
"Software ada, harganya tinggi. Tapi ternyata permintaannya tidak ada. Misalkan terlalu jarang mobilnya. Software-nya lebih mahal daripada harga yang saya tawarkan," kata Raymond.
Karena itu, pemilik kendaraan yang menggunakan model langka disarankan memastikan kunci bawaan tetap terjaga dengan baik. Pasalnya, apabila membutuhkan duplikasi, prosesnya bisa lebih sulit, membutuhkan waktu lebih lama, atau bahkan harus dikerjakan menggunakan perangkat khusus yang tidak dimiliki semua bengkel spesialis.
Meski demikian, untuk mobil dengan populasi yang cukup banyak di Indonesia, proses duplikasi kunci immobilizer umumnya dapat dilakukan karena perangkat dan software yang dibutuhkan sudah tersedia.
Sebelumnya: Harga Sama, Ini Perbandingan Almaz RS Pro Hybrid VS XForce Hybrid
Selanjutnya: Tim SAR Cari Pria Tenggelam Saat Berenang Pakai "Styrofoam" di Waduk Jatiluhur
Mungkin Anda suka
- Sebelum Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan, Pengemudi CR-V Sempat Diklakson Rombongan
- Menkop Jelaskan Visi Presiden di Program KDKMP: Warga Desa Jadi Pelaku Ekonomi
- Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
- Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid
- Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
- PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan ke Mitra Buntut Pekerja Tewas di Jaktim
- Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran
- Ampas Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Ini Penelitiannya
- Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG