Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
Waktu:2026-07-30 08:30:14 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Peningkatan throughput ditopang oleh tingginya aktivitas bongkar muat di sejumlah terminal utama. Terminal Panjang, Lampung, mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,4 persen, disusul Terminal Tanjung Priok yang tumbuh 7,9 persen dan Terminal Pontianak sebesar 3,8 persen. Ketiga terminal tersebut menjadi kontributor utama kenaikan arus peti kemas selama semester pertama 2026.
Tren positif juga berlanjut pada kinerja bulanan. Pada Juni 2026, arus peti kemas IPC TPK mencapai 325.017 TEUs atau meningkat 11,5 persen dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 291.465 TEUs.
Kenaikan tersebut kembali dipimpin Terminal Panjang dengan lonjakan throughput sebesar 73,7 persen. Sementara itu, Terminal Tanjung Priok mencatat pertumbuhan 10,8 persen dan Terminal Palembang meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut IPC TPK, meningkatnya arus peti kemas menunjukkan aktivitas logistik dan distribusi barang yang semakin kuat di berbagai daerah. Capaian tersebut juga mencerminkan efektivitas pengelolaan terminal dalam menjaga kelancaran layanan bongkar muat di tengah meningkatnya permintaan jasa kepelabuhanan.
Daniel mengatakan momentum pertumbuhan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar operasional dan kualitas layanan.
"Momentum pertumbuhan di pertengahan tahun 2026 ini sekaligus menjadi kado indah dalam menyambut hari jadi IPC TPK yang ke-13. Sejalan dengan tema HUT kami tahun ini, yaitu '13 Years of Excellence: Elevating Operational Standards & Service Quality'. Kami berharap pencapaian positif ini memacu semangat seluruh insan korporasi untuk terus menaikkan standar operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan," sebut Daniel.
Sebelumnya: MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan
Selanjutnya: Pria di Jakut Tergeletak Bersimbah Darah Usai Dibacok Begal Pakai Gancu
Mungkin Anda suka
- Paolo Maldini Turun Tangan, FIGC Rayu Pep Guardiola Jadi Pelatih Timnas Italia
- Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi
- Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
- Anggota Komisi IX DPR Minta Kebijakan MBG Wajib Terdokumentasi, Bukan Instruksi Verbal
- Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
- Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
- Bagaimana Mengukur Jejak Maut Gelombang Panas di Jerman?
- Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
- Sudewo Minta Dukungan Loyalis: Doakan Saya Bebas dan Jadi Bupati Lagi